Pemerintahan
Wali Kota Surabaya bersama DPUBMP Tinjau Laporan Banjir dari Warga

Memontum Surabaya – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP), melakukan pengecekan saluran di Lebak Permai III, Kelurahan Gading, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Senin (15/11/2021).
Dalam pengecekan itu, Wali Kota Eri menemukan beberapa masalah yang menyebabkan kawasan ini tergenang air saat hujan. Salah satunya, disebabkan karena saluran yang menyempit dan adanya sampah yang menyumbat sehingga membuat air mengalir tidak lancar.
“Nanti pavingnya kita bongkar dahulu, biar nggak ambles jalannya. Insyaallah, nanti nggak tergenang air,” kata Eri.
Selain itu, Eri juga menemukan beberapa masalah saluran yang hampir mirip di Jalan Setro Gang V dan Gang II, Kelurahan Gading. Ada saluran yang mampet, terhalang tumbuhan liar hingga saluran air menyempit.
“Ayo lungguh (duduk) bersama, Rt, Rw, LMPK, Pak Lurah, Pak Camat itu nanti tanamannya dicabut biar nggak terlalu kumuh. Selain kelihatan kumuh, itu (saluran) kalau tersumbat kan bisa ketahuan,” ujarnya.
Baca juga :
- Jatuh dari Kapal, ABK LCT Kinta Perjaya Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal di Perairan Timur Suramadu
- Persiapan Venue Porprov Jatim X 2027 Surabaya Ditargetkan Tuntas 2026
- Masuki Hari Ke-14, Embarkasi Surabaya Berangkatkan 17.835 CJH dan Petugas
- Perkuat Kebersamaan hingga Kebaikan, Better Youth Gelar Guyub Bareng Baik Bareng
- Kepala Basarnas Tinjau Kesiapsiagaan SAR Lebaran 2026 di Surabaya
Sementara itu, Kepala DPUBMP, Erna Purnawati, mengatakan bahwa pengecekan saluran ini berawal dari adanya laporan warga setempat. Dimana, ketika hujan, air tidak kunjung surut dan menggenangi jalan kampung.
Penyebabnya, katanya, saluran air kecil dan tertutup pondasi gapura. Sehingga, air tidak bisa mengalir ke saluran air Kenjeran.
Erna menjelaskan, bahwa saluran airnya kecil dan tidak tersambung satu sama lain. Seperti yang ada di Blauran dan Kedungdoro, semalam juga ada genangan. “Waktu paginya kita buka, ternyata saluran air di situ (Blauran dan Kedungdoro) banyak lemak berasal dari rumah makan,” jelas Erna.
Lebih lanjut Erna menjelaskan, nantinya saluran air di Lebak Permai III, Jalan Setro Gang V dan Jalan Setro Gang II akan dibuatkan koneksi untuk menuju ke arah Jembatan Suramadu. “Jadi, saluran yang ke arah Suramadu itu kan relatif kosong. Itu, kita buatkan shortcut (koneksi) ke sana supaya bebannya tidak di saluran air Kenjeran semua. Tadi warga juga kami minta bongkar gapuranya, supaya saluran airnya lancar,” jelasnnya.
Untuk permasalahan saluran pada bangunan pabrik yang ada di lingkungan kampung tersebut, tambah dia, nantinya DPUBMP akan membebankan pembetulan saluran kepada pemilik persil. “Jadi, Pemerintah Kota (Pemkot) hanya membenahi saluran di persil yang dimiliki warga, nanti kita kerja sama untuk membenahi itu. Sampahnya juga banyak, itu harus dikerjakan bersama-sama, kita harus peduli,” terangnya. (ade/sit)

Pemerintahan6 tahunDana Hibah Rp 2,9 Triliun 11 OPD Provinsi Jatim Diduga Fiktif
Komunikasi Sosial6 tahunSahabat Pena Out Bond Bersama Anak Yatim Yayasan Al Ashar
Hukum & Kriminal7 tahunAdvokad Sa’i Rangkuti Blokir Sertifikat Budi Hartono Sidarta, Sengketa Tanah Jalan Raya Babatan VI Unesa Lidah Wetan
Pemerintahan6 tahunRSUD dr Soetomo Dikabarkan Overload, DPRD: Pemkot Surabaya Sebaiknya Optimalkan Puskesmas
Pemerintahan9 bulanGubernur Khofifah Kirimkan Bantuan Logistik untuk Masyarakat Pulau Bawean
Pendidikan6 tahunITS dan Unair Bekerjasama Pembuatan Robot RAISA
Pemerintahan10 bulanTidak Ingin Bebani Warga dengan Kenaikan Pajak, Pemkot Surabaya Lakukan Pembiayaan Alternatif
Politik9 bulanPDI Perjuangan Jatim Gelar Psikotes untuk 24 Calon DPC dan DPD Jawa Timur

















