Blitar
Datangi Lokasi Ledakan Mercon di Blitar, Gubernur Jatim Minta Pemkab Bentuk Payung Hukum untuk Cover Korban

Memontum Blitar – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mendatangi lokasi ledakan mercon di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Selasa (21/02/2023) tadi. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah meminta agar Bupati Blitar, Rini Syarifah, segera membentuk payung hukum untuk proses rehabilitasi rumah terdampak ledakan mercon.
“Saya koordinasi dengan bupati, supaya bisa intervensi terhadap rehabilitasi rumah terdampak. Untuk bisa intervensi, kita butuh payung hukum. Maka, tadi saya katakan ke Ibu Bupati, agar membuat SK tanggap darurat bencana sosial,” kata Gubernur Khofifah.
Gubernur Jatim juga menyampaikan, payung hukum diperlukan supaya Pemprov Jatim juga bisa memberi intervensi. “Kalau ada payung hukumnya, kita akan sharing dari Provinsi Jatim dan Kabupaten Blitar. Setelah proses identifikasi, saya rasa proses rehabilitasi dari yang terdampak bisa dilakukan. Nantinya selesai identifikasi, ya bisa segera dilakukan rehabilitasi,” jelasnya.
Baca juga:
- Jatuh dari Kapal, ABK LCT Kinta Perjaya Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal di Perairan Timur Suramadu
- Persiapan Venue Porprov Jatim X 2027 Surabaya Ditargetkan Tuntas 2026
- Masuki Hari Ke-14, Embarkasi Surabaya Berangkatkan 17.835 CJH dan Petugas
- Perkuat Kebersamaan hingga Kebaikan, Better Youth Gelar Guyub Bareng Baik Bareng
- Kepala Basarnas Tinjau Kesiapsiagaan SAR Lebaran 2026 di Surabaya
Gubernur Khofifah menambahkan, untuk korban yang masih perlu berobat, semua biaya perawatan diminta untuk ditanggung APBD Kabupaten Blitar. “Untuk yang masih perlu berobat, semua yang dirawat minta tolong dicover APBD Kabupaten Blitar,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Blitar, Rini Syarifah, menjamin Pemkab Blitar akan memperbaiki rumah-rumah warga yang terdampak ledakan mercon dan biaya pengobatan korban. Saat ini, Pemkab Blitar masih melakukan asesmen penghitungan jumlah kerugian dan kerusakan, yang dialami warga.
“Kami akan memperbaiki rumah-rumah warga yang terdampak ledakan. Selain itu, biaya perawatan warga yang terluka, juga akan kami tanggung. Dan kami juga akan mendirikan Posko Pengungsian, bagi korban terdampak,” kata Rini Syarifah. (jar/gie)

Pemerintahan6 tahunDana Hibah Rp 2,9 Triliun 11 OPD Provinsi Jatim Diduga Fiktif
Komunikasi Sosial6 tahunSahabat Pena Out Bond Bersama Anak Yatim Yayasan Al Ashar
Hukum & Kriminal7 tahunAdvokad Sa’i Rangkuti Blokir Sertifikat Budi Hartono Sidarta, Sengketa Tanah Jalan Raya Babatan VI Unesa Lidah Wetan
Pemerintahan6 tahunRSUD dr Soetomo Dikabarkan Overload, DPRD: Pemkot Surabaya Sebaiknya Optimalkan Puskesmas
Pemerintahan9 bulanGubernur Khofifah Kirimkan Bantuan Logistik untuk Masyarakat Pulau Bawean
Pendidikan6 tahunITS dan Unair Bekerjasama Pembuatan Robot RAISA
Pemerintahan10 bulanTidak Ingin Bebani Warga dengan Kenaikan Pajak, Pemkot Surabaya Lakukan Pembiayaan Alternatif
Politik9 bulanPDI Perjuangan Jatim Gelar Psikotes untuk 24 Calon DPC dan DPD Jawa Timur

















