Pemerintahan
Positif Covid-19 di Jatim Bertambah, Kapolda Minta Masyarakat Patuhi Protokol Pencegahan

Memomtum Surabaya – Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengaku prihatin dengan bertambahnya jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di kawasan Jatim.
Menurut Luki, satu diantara penyebab bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 secara signifikan disebabkan oleh masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk mendisiplinkan diri menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Satu di antaranya adalah mengurangi aktivitas yang tidak perlu, di luar rumah.
Lanjutnya, masih banyak masyarakat yang harusnya menjalani karantina mandiri, namun tidak melakukannya secara tertib dan disiplin, justru masih berinteraksi dengan orang lain.
“Untuk mengantisipasi agar masyarakat tidak semakin tertular dan menulari, saya imbau kepada kapolres jajaran untuk bersikap tegas, namun humanis,” ujar Luki di Mapolda Jatim, Senin (13/4/2020).
Selain itu, lanjut Luki, pihaknya juga mengintruksikan pada polres jajaran untuk senantiasa menyiagakan pasukan di berbagai pelosok wilayah yuridisnya guna mengantisipasi gangguan ketertiban masyarakat atau kejahatan jalanan.
“Untuk mengatasi permasalahan ini polres jajaran tidak sendiri, namun bersama TNI dan instansi terkait yang ada di wilayah masing-masing,” pungkasnya. (ace/yan)

Pemerintahan6 tahunDana Hibah Rp 2,9 Triliun 11 OPD Provinsi Jatim Diduga Fiktif
Komunikasi Sosial6 tahunSahabat Pena Out Bond Bersama Anak Yatim Yayasan Al Ashar
Hukum & Kriminal7 tahunAdvokad Sa’i Rangkuti Blokir Sertifikat Budi Hartono Sidarta, Sengketa Tanah Jalan Raya Babatan VI Unesa Lidah Wetan
Pemerintahan6 tahunRSUD dr Soetomo Dikabarkan Overload, DPRD: Pemkot Surabaya Sebaiknya Optimalkan Puskesmas
Pemerintahan9 bulanGubernur Khofifah Kirimkan Bantuan Logistik untuk Masyarakat Pulau Bawean
Pendidikan6 tahunITS dan Unair Bekerjasama Pembuatan Robot RAISA
Pemerintahan10 bulanTidak Ingin Bebani Warga dengan Kenaikan Pajak, Pemkot Surabaya Lakukan Pembiayaan Alternatif
Politik9 bulanPDI Perjuangan Jatim Gelar Psikotes untuk 24 Calon DPC dan DPD Jawa Timur

















