SEKITAR KITA
Aplikasi GriyaSkomill Bentuk Kolaborasi Kejar Ekonomi Digital UMKM di Jatim

Memontum Surabaya – Aplikasi GriyaSkomill, sebagai bentuk kolaborasi antara Koperasi UMKM Skomill dan Griyamu.com mencoba mengejar target pasar ekonomi digital.
Selain itu, GriyaSkomill diharapkan bisa mewadahi dan membantu kebutuhan para pelaku UMKM di Kota Surabaya dan seluruh anggota di Jawa Timur (Jatim).
Baca Juga:
GriyaSkomil nantinya akan menyelesaikan masalah UMKM, karena baru 19 persen yang masuk ke sistem ekonomi digital. Sedangkan, permasalahan yang biasa dihadapi oleh para pelaku UMKM adalah permodalan, investasi, dan market atau pasar yang sesuai produk.
“Tugas utama melakukan inkubasi UMKM untuk berdaya saing tinggi. Kami berharap dengan berkolaborasi bisa membuat UMKM mampu bersaing di regional, nasional, hingga internasional,” terang Ketua Koperask Skomi Kota Surabaya, Viki Yossida, Kamis (26/08) tadi.
UMKM di seluruh Jatim, kata Viki, akan direcording (rekam) disatu platfrom. Viki juga mengaku, akan sesegera mungkin melakukan sosialisasi kepada para anggotanya.
Lanjut Viki, hingga saat ini, para anggota Skomill di Jatim terdiri dari 1.500 UMKM, yang diharapkan para UMKM mendapat akses permodalan.
“Karena itu yang paling sulit. Baik permodalan secara investoran atau secara perbankan. Sehingga UMKM ini bisa berdaya saing tinggi,” jelasnya.
Sementara itu, CEO Griyamu.co, Gemilang Putra, mengaku bahwa nantinya para pelaku UMKM yang bergabung akan mendapatkan beberapa benefit.
Benefit tersebut antara lain, akan mendapat bantuan untuk menyelesaikan masalah permodalan dan penjulan.
“Secara kemampuan biasanya belum bisa teratasi, maka kami sebagai partnership akan berusaha membantu menyelesaikan masalah itu,” ucap Gemilang Putra.
Lebih lanjut ia menjelaskan, aplikasi yang diluncurkan saat ini adalah aplikasi tahap awal yang sistemnya hanya diberikan kepada member dari anggota Skomill.
“GriyaSkomill prinsipnya kita gunakan untuk berbisnis, terutama kepada para pelaku UMKM,” jelasnya. (ade/ed2)

Pemerintahan6 tahunDana Hibah Rp 2,9 Triliun 11 OPD Provinsi Jatim Diduga Fiktif
Komunikasi Sosial6 tahunSahabat Pena Out Bond Bersama Anak Yatim Yayasan Al Ashar
Hukum & Kriminal7 tahunAdvokad Sa’i Rangkuti Blokir Sertifikat Budi Hartono Sidarta, Sengketa Tanah Jalan Raya Babatan VI Unesa Lidah Wetan
Pemerintahan6 tahunRSUD dr Soetomo Dikabarkan Overload, DPRD: Pemkot Surabaya Sebaiknya Optimalkan Puskesmas
Pemerintahan9 bulanGubernur Khofifah Kirimkan Bantuan Logistik untuk Masyarakat Pulau Bawean
Pendidikan6 tahunITS dan Unair Bekerjasama Pembuatan Robot RAISA
Pemerintahan10 bulanTidak Ingin Bebani Warga dengan Kenaikan Pajak, Pemkot Surabaya Lakukan Pembiayaan Alternatif
Politik9 bulanPDI Perjuangan Jatim Gelar Psikotes untuk 24 Calon DPC dan DPD Jawa Timur

















