Pemerintahan
Gelar Upacara Hari Santri Nasional, Ini Pesan Wali Kota Surabaya

Memontum Surabaya – Memperingati Hari Santri Nasional, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar upacara dengan mengundang para santri, ulama dan Forkopimda Surabaya di halaman Taman Surya Balai Kota Surabaya, Jumat (22/10/2021) Sore.
Saat memberi amanat, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan jika momen hari santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober adalah momen kilas balik perjuangan para ulama dan santri yang perlu dikenang hingga hari ini.
Dengan mengusung tema ‘Santri Siaga Jiwa Raga’ Pemkot Surabaya diharapkan bahwa ini menjadi bentuk sikap santri siap siaga membela tanah air dan berpegang teguh pada akidah serta tradisi luhur bangsa. “Siaga jiwa raga merupakan sikap komitmen para santri. Hal ini menjadi sangat penting di era pandemi, kaum santri tidak boleh lengah dalam 5M dan selalu berikhtiar dan berdoa,” ujar Eri.
Baca juga:
- Jatuh dari Kapal, ABK LCT Kinta Perjaya Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal di Perairan Timur Suramadu
- Persiapan Venue Porprov Jatim X 2027 Surabaya Ditargetkan Tuntas 2026
- Masuki Hari Ke-14, Embarkasi Surabaya Berangkatkan 17.835 CJH dan Petugas
Selain itu, Eri juga mengapresiasi beberapa pesantren yang telah berhasil menjadi bagian dari pencegahan Covid-19 yang ada di wilayah Surabaya. “Kita apresiasi pada pengalaman beberapa pesantren dalam pencegahan Covid-19. Hal ini menjadi bukti bahwa pesantren juga mampu membangun kesiapsiagaan bagi tanah air dan bangsa,” terangnya.
Lebih lanjut Eri juga sempat menyinggung terkait keberhasilan disahkannya UU Pesantren dan UU Perpres dalam peningkatan penyelenggaraan pesantren membangun negeri. “Terkait disahkannya UU pesantren dan Perpres Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren hal tersebut sebagai bentuk bahwa pesantren saat ini tidak hanya berfungsi sebagai pendidikan tetapi fungsi dakwah dan pengembangan masyarakat serta peningkatan kualitas pesantren di Indonesia sudah semakin terasa,” paparnya.
Dalam akhir sambutannya, ia meminta kepada seluruh santri saat ini agar dapat menjadi contoh terkait apa yang diupayakan pemerintah tentang menjaga 5M protokol kesehatan di masyarakat. (ade/gie)

Pemerintahan6 tahunDana Hibah Rp 2,9 Triliun 11 OPD Provinsi Jatim Diduga Fiktif
Komunikasi Sosial6 tahunSahabat Pena Out Bond Bersama Anak Yatim Yayasan Al Ashar
Hukum & Kriminal7 tahunAdvokad Sa’i Rangkuti Blokir Sertifikat Budi Hartono Sidarta, Sengketa Tanah Jalan Raya Babatan VI Unesa Lidah Wetan
Pemerintahan6 tahunRSUD dr Soetomo Dikabarkan Overload, DPRD: Pemkot Surabaya Sebaiknya Optimalkan Puskesmas
Pemerintahan9 bulanGubernur Khofifah Kirimkan Bantuan Logistik untuk Masyarakat Pulau Bawean
Pendidikan6 tahunITS dan Unair Bekerjasama Pembuatan Robot RAISA
Pemerintahan10 bulanTidak Ingin Bebani Warga dengan Kenaikan Pajak, Pemkot Surabaya Lakukan Pembiayaan Alternatif
Politik9 bulanPDI Perjuangan Jatim Gelar Psikotes untuk 24 Calon DPC dan DPD Jawa Timur

















