Pemerintahan
Gubernur Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Massal di UPN Veteran Surabaya

Memontum Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, didampingi Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, serta Rektor UPN Veteran Jatim, Ahkmad Fauzi, meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Surabaya. Di UPN itu, sedikitnya 5.000 dosis dioptimalkan dalam vaksinasi yang menyasar lingkungan kampus dan masyarakat sekitar.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan gelaran vaksin di perguruan tinggi sebagai langkah akselerasi atau percepatan vaksinasi. “Kita semua punya tugas yang sama dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Yaitu, bersama-sama melakukan percepatan vaksinasi,” kata Khofifah di Gedung Giri Loka, UPN Veteran Jawa Timur, Sabtu (07/08) tadi.
Baca juga:
- Jatuh dari Kapal, ABK LCT Kinta Perjaya Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal di Perairan Timur Suramadu
- Persiapan Venue Porprov Jatim X 2027 Surabaya Ditargetkan Tuntas 2026
- Masuki Hari Ke-14, Embarkasi Surabaya Berangkatkan 17.835 CJH dan Petugas
- Perkuat Kebersamaan hingga Kebaikan, Better Youth Gelar Guyub Bareng Baik Bareng
- Kepala Basarnas Tinjau Kesiapsiagaan SAR Lebaran 2026 di Surabaya
Vaksinasi ini, tambah Khofifah, diharapkan bisa sesegera mungkin menurunkan level PPKM Level 4 ke tingkat yang lebih rendah. Dengan begitu, perkuliah tatap muka bisa segera terselenggara. Namun, tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) sesuai regulasi pemerintah.
“Perkuliahan tatap muka bisa dimulai, maka SDM berkuliatas kita bisa wujudkan bersama,” terangnya.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengimbau kepada seluruh jajaran di universitas, terutama mahasiswa agar tidak perlu ragu mengikuti vaksinasi. Jika berjalan lancar, maka pola hidup normal bisa segera terwujud. Sehingga, berbagai sektor yang selama ini terdampak bisa pulih seperti sedia kala.
“Teman-teman mahasiswa vaksin ini untuk memutus mata rantai Covid-19. Ojo wedi (jangan takut). Ayo vaksin, inshaallah Suroboyo sehat, wargane (warganya) nyaman, ekonomine mlaku (ekonominya berjalan), jelasnya. (ade/ed2)

Pemerintahan6 tahunDana Hibah Rp 2,9 Triliun 11 OPD Provinsi Jatim Diduga Fiktif
Komunikasi Sosial6 tahunSahabat Pena Out Bond Bersama Anak Yatim Yayasan Al Ashar
Hukum & Kriminal7 tahunAdvokad Sa’i Rangkuti Blokir Sertifikat Budi Hartono Sidarta, Sengketa Tanah Jalan Raya Babatan VI Unesa Lidah Wetan
Pemerintahan6 tahunRSUD dr Soetomo Dikabarkan Overload, DPRD: Pemkot Surabaya Sebaiknya Optimalkan Puskesmas
Pemerintahan9 bulanGubernur Khofifah Kirimkan Bantuan Logistik untuk Masyarakat Pulau Bawean
Pendidikan6 tahunITS dan Unair Bekerjasama Pembuatan Robot RAISA
Pemerintahan10 bulanTidak Ingin Bebani Warga dengan Kenaikan Pajak, Pemkot Surabaya Lakukan Pembiayaan Alternatif
Politik9 bulanPDI Perjuangan Jatim Gelar Psikotes untuk 24 Calon DPC dan DPD Jawa Timur

















