Pendidikan
Khofifah Siap Dukung Percepatan Uji Klinik Vaksin Merah Putih Unair

Memontum Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan kesiapannya dalam mendukung proses percepatan uji klinik Vaksin Merah Putih buatan Unair, mulai dari tahap pertama hingga tahap ketiga.
Khofifah menjelaskan, bahwa saat ini pelaksanaan uji klinik Vaksin Merah Putih masih menunggu izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Baca juga:
- Jatuh dari Kapal, ABK LCT Kinta Perjaya Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal di Perairan Timur Suramadu
- Persiapan Venue Porprov Jatim X 2027 Surabaya Ditargetkan Tuntas 2026
- Masuki Hari Ke-14, Embarkasi Surabaya Berangkatkan 17.835 CJH dan Petugas
“Jika dalam proses ke depan, Vaksin Merah Putih dapat digunakan sebagai booster maka saya siap menjadi relawan pertama, tetapi jika kemudian syarat uji klinik adalah yang pertama kali mendapat vaksin atau belum divaksin maka membutuhkan relawan yang lain,” kata Khofifah, saat acara Sidang Terbuka Dies Natalis Ke-67 Universitas Airlangga (Unair), Selasa (09/11/2021).
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, nantinya kerja sama akan dilaksanakan oleh tiga pihak yang terdiri atas UNAIR, PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo di Surabaya.
Sementara itu, Khofifah juga menyampaikan, bahwa sejak tanggal 12 Oktober lalu, dimana tanggal tersebut juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemprov Jawa Timur, telah disiapkan gazebo khusus di RSUD Dr. Soetomo.
“Jadi, tempat untuk uji klinik bagi para relawan adalah di RSUD Dr. Soetomo, sehingga kita juga menjadi bagian dalam percepatan pelaksanaan uji klinik Vaksin Merah Putih tahap pertama, tahap kedua dan tahap ketiga,” ujarnya.
Khofifah juga berharap seluruh pihak dapat memberikan semangat untuk proses pengembangan vaksin. Dirinya juga bangga dengan adanya Vaksin Merah Putih buatan UNAIR tersebut. “Saya tegaskan kembali bahwa saya akan menjadi orang yang berdiri di depan untuk mendorong suksesnya uji klinik vaksin tahap pertama, kedua, dan ketiga,” tegasnya. (ade/gie)

Pemerintahan6 tahunDana Hibah Rp 2,9 Triliun 11 OPD Provinsi Jatim Diduga Fiktif
Komunikasi Sosial6 tahunSahabat Pena Out Bond Bersama Anak Yatim Yayasan Al Ashar
Hukum & Kriminal7 tahunAdvokad Sa’i Rangkuti Blokir Sertifikat Budi Hartono Sidarta, Sengketa Tanah Jalan Raya Babatan VI Unesa Lidah Wetan
Pemerintahan6 tahunRSUD dr Soetomo Dikabarkan Overload, DPRD: Pemkot Surabaya Sebaiknya Optimalkan Puskesmas
Pemerintahan9 bulanGubernur Khofifah Kirimkan Bantuan Logistik untuk Masyarakat Pulau Bawean
Pendidikan6 tahunITS dan Unair Bekerjasama Pembuatan Robot RAISA
Pemerintahan10 bulanTidak Ingin Bebani Warga dengan Kenaikan Pajak, Pemkot Surabaya Lakukan Pembiayaan Alternatif
Politik9 bulanPDI Perjuangan Jatim Gelar Psikotes untuk 24 Calon DPC dan DPD Jawa Timur

















