Kota Batu
Optimalkan Pasar Induk Among Tani, BPPW Jatim Minta Pemkot Batu Tata Pedestarian Kawasan Pasar

Memontum Kota Batu – Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur Dirjen Kementerian PUPR meminta Pemkot Batu untuk menata pedestarian depan pasar atau kawasan Pasar Induk Among Tani Kota Batu. Hal itu disampaikan, seiring telah rampungnya pelaksanaan pengerjaan yang dilakukan oleh Kementerian PUPR, yang dibuat pada tahun 2020 dan disempurnakan pada tahun 2021 yang lalu.
Disampaikan Satuan Kerja Wilayah 2 BPPW Jawa Timur Dirjen Kementerian PUPR, Any Virgyani, bahwa kondisi pedestarian depan Pasar Induk saat ini bergelombang. Sehingga, jika memungkinkan anggaran APBD Pemkot Batu, bisa disentuh untuk diperbaiki.
“Kami berharap, Pemkot Batu bisa menindaklanjuti untuk menata pedestarian depan Pasar Induk. Karena, dilihat kondisinya bergelombang,” terangnya, saat berada di Pasar Induk Among Tani Kota Batu, Senin (22/05/2023) tadi.
Baca juga :
- Jatuh dari Kapal, ABK LCT Kinta Perjaya Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal di Perairan Timur Suramadu
- Persiapan Venue Porprov Jatim X 2027 Surabaya Ditargetkan Tuntas 2026
- Masuki Hari Ke-14, Embarkasi Surabaya Berangkatkan 17.835 CJH dan Petugas
- Perkuat Kebersamaan hingga Kebaikan, Better Youth Gelar Guyub Bareng Baik Bareng
- Kepala Basarnas Tinjau Kesiapsiagaan SAR Lebaran 2026 di Surabaya
Masukan itu disampaikannya, ujar Any, guna mengoptimalkan supaya Pasar Induk kelihatan lebih nyaman bagi masyarakat dan pengunjung. Itu pun, anggarannya juga harus disesuaikan dengan yang ada.
Dalam pembangunan Pasar Induk, urainya, Kementerian PUPR sudah sesuai dengan DED yang dibuat tahun 2020 dan disempurnakan pada tahun 2021. Kalau nantinya ada penambahan gate parkir, WiFi serta penataan pedestarian, itu semua usaha dari Pemkot Batu.
“Kami berharap, Pasar Induk ini menjadi yang terbaik. Jika dianggarkan lagi, maka penataan pedestarian dan pengadaan tambahan pasar ini dilaksanakan oleh Pemkot Batu,” paparnya.
Seperti diketahui, Pasar Induk Among Tani dibangun sejak tahun 2021 dengan menelan anggaran APBN sebesar Rp 168 miliar dan ditargetkan Mei 2023 ini tuntas. Sedangkan, informasi di lapangan menyebutkan bahwa awal Juni 2023, bakal diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo. (put/sit)

Pemerintahan6 tahunDana Hibah Rp 2,9 Triliun 11 OPD Provinsi Jatim Diduga Fiktif
Komunikasi Sosial6 tahunSahabat Pena Out Bond Bersama Anak Yatim Yayasan Al Ashar
Hukum & Kriminal7 tahunAdvokad Sa’i Rangkuti Blokir Sertifikat Budi Hartono Sidarta, Sengketa Tanah Jalan Raya Babatan VI Unesa Lidah Wetan
Pemerintahan6 tahunRSUD dr Soetomo Dikabarkan Overload, DPRD: Pemkot Surabaya Sebaiknya Optimalkan Puskesmas
Pemerintahan9 bulanGubernur Khofifah Kirimkan Bantuan Logistik untuk Masyarakat Pulau Bawean
Pendidikan6 tahunITS dan Unair Bekerjasama Pembuatan Robot RAISA
Pemerintahan10 bulanTidak Ingin Bebani Warga dengan Kenaikan Pajak, Pemkot Surabaya Lakukan Pembiayaan Alternatif
Politik9 bulanPDI Perjuangan Jatim Gelar Psikotes untuk 24 Calon DPC dan DPD Jawa Timur

















