SEKITAR KITA
Jelang Piala AFF U-19, Wali Kota Surabaya Tinjau Pembenahan Terakhir Stadion untuk Venue

Memontum Kota Surabaya – Dua stadion kebanggaan Arek-arek Suroboyo, Gelora Bung Tomo (GBT) dan Gelora 10 November (G10N), bakal digunakan sebagai venue turnamen bola bergengsi yakni Piala AFF U-19.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam kesempatan itu memastikan secara keseluruhan dua stadion yang siap digunakan sebagai venue pertandingan Piala AFF U-19. Hal itu dilakukan, karena dua stadion tersebut akan dilakukan pengecekan kembali oleh panitia penyelenggara Piala AFF U-19.
“Insyaallah akan dilakukan pengecekan kembali di Stadion G10N, sedangkan untuk yang di Stadion GBT sudah aman. Sesuai dengan arahan FIFA kemarin, itu sudah kita standarkan dan tinggal pengecekan yang terakhir,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Jumat (12/07/2024) tadi.
Wali Kota Eri menyebutkan, hingga sampai saat ini belum bisa memastikan, kapan FIFA dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menggelar inspeksi selanjutnya di Surabaya. “Sementara masih belum ada laporan dari PSSI dan Disbudporapar,” tambahnya.
Baca juga :
Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu mengungkapkan, pada saat penyelenggaraan Piala AFF U-19 nanti, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyediakan transportasi shuttle bus. Rencananya, lanjutnya, layanan shuttle bus yang digunakan nantinya sama seperti saat pertandingan Piala Dunia U-17 2023.
“Nah, nanti (shuttle bus, red) waktu inspeksi terakhir, juga akan kita bahas bersama dengan FIFA. Karen kalau di Stadion G10N, nggak cukup parkirnya, makanya pakai shuttle bus tadi,” ungkapnya.
Di samping itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (Kadis Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, mengatakan bahwa perbaikan di Stadion G10N masih terus dilakukan. Diantaranya, pengecatan dan penambahan daya listrik.
“Kita upayakan segera selesai. Untuk pembagian ruangan sudah dilakukan, kemudian soal rumput juga sudah clear (selesai),” kata Hidayat.
Setelah semua perbaikan selesai, lanjutnya, maka menunggu peninjauan kembali dari FIFA dan PSSI. “Kami lakukan on the track dan dipastikan nanti sebelum tanggal 17 sudah clear semua,” paaprnya. (pro/sby/sit)

Pemerintahan6 tahunDana Hibah Rp 2,9 Triliun 11 OPD Provinsi Jatim Diduga Fiktif
Komunikasi Sosial6 tahunSahabat Pena Out Bond Bersama Anak Yatim Yayasan Al Ashar
Hukum & Kriminal7 tahunAdvokad Sa’i Rangkuti Blokir Sertifikat Budi Hartono Sidarta, Sengketa Tanah Jalan Raya Babatan VI Unesa Lidah Wetan
Pemerintahan6 tahunRSUD dr Soetomo Dikabarkan Overload, DPRD: Pemkot Surabaya Sebaiknya Optimalkan Puskesmas
Pemerintahan9 bulanGubernur Khofifah Kirimkan Bantuan Logistik untuk Masyarakat Pulau Bawean
Pendidikan6 tahunITS dan Unair Bekerjasama Pembuatan Robot RAISA
Pemerintahan10 bulanTidak Ingin Bebani Warga dengan Kenaikan Pajak, Pemkot Surabaya Lakukan Pembiayaan Alternatif
Politik9 bulanPDI Perjuangan Jatim Gelar Psikotes untuk 24 Calon DPC dan DPD Jawa Timur

















