Hukum & Kriminal
Pedagang Akan Terus Lakukan Aksi Sampai Risma Turun Tangan

Memontum Surabaya – ‘Oalah buk-buk, kari nemoni ae kok angele seh’ (oalah buk-buk, tinggal menemui saja susah). Kalimat itulah yang dilontarkan oleh salah satu demonstran dengan menggunakan pengeras suara,. Mereka ingin aspirasinya didengarkan oleh orang nomor satu di Pemkot Surabaya, Tri Rismaharini.
Ini sebagai tindak lanjut setelah Senin (18/2/2019) mereka mengadakan aksi penolakan pengosongan Hi-Tech Mall yang kedua kali, dan dua kali pula tak mendapatkan jawaban dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Kini ribuan Paguyuban Pedagang Surabaya Mall di Hi-Tech Mall Surabaya kembali desak Risma untuk turun dan menemui para pedagang.
“Ini merupakan aksi ketiga, dan Bu Risma belum menemui kami. Kami akan terus melakukan aksi hingga tidak ada pengosongan Hi-Tech Mall jika Bu Risma tidak mau menemui kami,” kata Koordinator Lapangan, Yanto Sugiarto di depan Balai Kota Surabaya, Selasa (26/2).
Aksi yang kini sudah ketiga kalinya, nyatanya kemarin pun tidak mendapat respon maupun ditemui oleh pihak pemkot.
Sugianto pun mengungkapkan, jika selama ini pihaknya dijanjikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Linmas, Eddy Christijanto untuk menyampaikan keluh kesah pedagang Hi-Tech Mall. Sayangnya, hingga saat ini para pedagang belum menerima keputusan untuk tidak mengosongkan gedung Hi-Tech.
“Kami sangat resah, karena jika selama 1 Maret harus dikosongkan kita akan nganggur selama satu bulan. Lalu jika begini siapa yang membiayai hidup keluarga kami,” keluhnya.

Pemerintahan6 tahunDana Hibah Rp 2,9 Triliun 11 OPD Provinsi Jatim Diduga Fiktif
Komunikasi Sosial6 tahunSahabat Pena Out Bond Bersama Anak Yatim Yayasan Al Ashar
Hukum & Kriminal7 tahunAdvokad Sa’i Rangkuti Blokir Sertifikat Budi Hartono Sidarta, Sengketa Tanah Jalan Raya Babatan VI Unesa Lidah Wetan
Pemerintahan6 tahunRSUD dr Soetomo Dikabarkan Overload, DPRD: Pemkot Surabaya Sebaiknya Optimalkan Puskesmas
Pemerintahan9 bulanGubernur Khofifah Kirimkan Bantuan Logistik untuk Masyarakat Pulau Bawean
Pendidikan6 tahunITS dan Unair Bekerjasama Pembuatan Robot RAISA
Pemerintahan10 bulanTidak Ingin Bebani Warga dengan Kenaikan Pajak, Pemkot Surabaya Lakukan Pembiayaan Alternatif
Politik9 bulanPDI Perjuangan Jatim Gelar Psikotes untuk 24 Calon DPC dan DPD Jawa Timur


















