SEKITAR KITA
Dinas Kesehatan Surabaya Bakal Lakukan Swab Rutin ke Pelajar

Memontum Surabaya – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya terus berupaya untuk mencegah dan mengantisipasi penularan Covid-19 di lingkungan sekolah. Salah satunya, Dinkes akan melakukan swab test untuk para pelajar di Kota Surabaya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita, mengatakan bahwa selain melakukan asesmen untuk kesiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), pihaknya akan melakukan swab test kepada para pelajar secara rutin. “Kita akan melakukan swab test secara rutin untuk para pelajar SD, SMP, SMA atau SMK Kota Surabaya. Untuk pelaksanaannya minimal 2 minggu hingga satu bulan sekali, apabila PTM sudah dibuka,” kata Feny sapaan akrabnya, Minggu (17/10/2021).
Baca juga:
- Jatuh dari Kapal, ABK LCT Kinta Perjaya Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal di Perairan Timur Suramadu
- Persiapan Venue Porprov Jatim X 2027 Surabaya Ditargetkan Tuntas 2026
- Masuki Hari Ke-14, Embarkasi Surabaya Berangkatkan 17.835 CJH dan Petugas
Selain itu, untuk pelaksanaannya, Feny menjelaskan, pihaknya akan mengerahkan seluruh layanan fasilitas kesehatan di tingkat Puskesmas yang berada di dalam satu kawasan dengan sekolah tersebut. “Untuk layanan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan (Nakes) kami ambil dari Puskesmas yang terdekat dengan sekolah tersebut,” ujarnya.
Sedangkan untuk kapasitas siswa di setiap kelas, terangnya, maksimal hanya 25 persen siswa pada setiap sesi selama penerapan PPKM Level 3 berlangsung di Kota Surabaya. “Baik siswa maupun tenaga pendidik harus terus menerapkan prokes. Mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan. Kemudian meja dan kursi antar siswa harus diperhatikan jaraknya,” paparnya.
Lebih lanjut Feny juga meminta, agar setiap sekolah di Kota Surabaya memasang QR code barcode PeduliLindungi, sebelum para pelajar masuk di lingkungan sekolah. “Saya meminta untuk memasang QR code barcode aplikasi PeduliLindungi di setiap sekolah di Kota Surabaya. Tujuannya, supaya orang tua paham tentang pentingnya melakukan vaksinasi, ujarnya.
Sementara itu, dari capaian vaksinasi pelajar di Kota Surabaya per 15 Oktober 2021, untuk tingkat SD atau MI dosis satu sudah mencapai 78,86 persen dan dosis dua mencapai 36,05 persen. Kemudian untuk capaian vaksin pelajar tingkat SMP atau MTS dosis satu mencapai 77,13 persen, serta dosis dua mencapai 57,90 persen. (ade/sit)

Pemerintahan6 tahunDana Hibah Rp 2,9 Triliun 11 OPD Provinsi Jatim Diduga Fiktif
Komunikasi Sosial6 tahunSahabat Pena Out Bond Bersama Anak Yatim Yayasan Al Ashar
Hukum & Kriminal7 tahunAdvokad Sa’i Rangkuti Blokir Sertifikat Budi Hartono Sidarta, Sengketa Tanah Jalan Raya Babatan VI Unesa Lidah Wetan
Pemerintahan6 tahunRSUD dr Soetomo Dikabarkan Overload, DPRD: Pemkot Surabaya Sebaiknya Optimalkan Puskesmas
Pemerintahan9 bulanGubernur Khofifah Kirimkan Bantuan Logistik untuk Masyarakat Pulau Bawean
Pendidikan6 tahunITS dan Unair Bekerjasama Pembuatan Robot RAISA
Pemerintahan10 bulanTidak Ingin Bebani Warga dengan Kenaikan Pajak, Pemkot Surabaya Lakukan Pembiayaan Alternatif
Politik9 bulanPDI Perjuangan Jatim Gelar Psikotes untuk 24 Calon DPC dan DPD Jawa Timur

















