Pendidikan
Gandeng Politeknik Pelayaran Surabaya, KSOP IV Panarukan Situbondo Gelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat Gratis

Memontum Situbondo – Kesyabandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan Situbondo bekerjasama dengan Politeknik Pelayaran Surabaya akan menggelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat di bidang Basic Safety Traning (BST), Advance Fire Fighting (AFF) dan Security Awareness Training (SAT).
Kepala KSOP Kelas IV Panarukan Situbondo, Erland Aprilyanto, mengatakan bahwa diklat ini akan dilaksanakan sebagai upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk masyarakat Kabupaten Situbondo. “Terkait diklat pemberdayaan masyarakat ini, kami sudah membuat tim untuk mengakomodir masyarakat yang akan mengikuti program secara gratis tersebut. Semua pembiayaan, akan ditanggung oleh Politeknik Pelayaran Surabaya,” jelas Erland, Sabtu (04/02/2023) tadi.
Dalam diklat ini, sambung Erland, masyarakat akan mendapat manfaat pengetahuan terkait peningkatan SDM. Sehingga, setiap orang yang bekerja di kapal atau di atas laut, berbasis kopetensi. “Dari program diklat ini para peserta akan mendapat tiga sertifikat dari Politeknik Pelayaran Surabaya. Yakni, sertifikat Basic Safety Traning, Advance Fire Fighting dan Security Awareness Training,” tambah Erland.
Baca juga:
- Jatuh dari Kapal, ABK LCT Kinta Perjaya Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal di Perairan Timur Suramadu
- Persiapan Venue Porprov Jatim X 2027 Surabaya Ditargetkan Tuntas 2026
- Masuki Hari Ke-14, Embarkasi Surabaya Berangkatkan 17.835 CJH dan Petugas
- Perkuat Kebersamaan hingga Kebaikan, Better Youth Gelar Guyub Bareng Baik Bareng
- Kepala Basarnas Tinjau Kesiapsiagaan SAR Lebaran 2026 di Surabaya
Bagi masyarakat umum, pelajar dan ASN, kata Erland, yang mau mengikuti diklat ini bisa mendaftarkan diri di Pelabuhan Besuki, Panarukan, Kalbut, Jangkar dan Mimbo. “Adapun persyaratan yang harus dicantumkan dalam pendaftaran, yaitu KTP atau keterangan domisili, kartu keluarga (KK), akta kelahiran dan ijasah minimal ijazah SMP dan usia ninimal 16 tahun saat masuk diklat,” jelasnya.
Bagi para pekerja yang ingin mengikuti kegiatan ini, ujarnya, harus melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan di tempatnya bekerja, mengikuti seleksi administrasi dan tes buta warna. Kemudian, mengisi blanko biodata peserta dan mengisi surat pernyataan belum penah memiliki sertifikat BST, AFF dan SAT. “Bagi yang berminat, segera daftarkan diri di pelabuhan-pelabuhan terdekat di wilayah Kabupaten Situbondo,” ujar Erland. (her/gie)

Pemerintahan6 tahunDana Hibah Rp 2,9 Triliun 11 OPD Provinsi Jatim Diduga Fiktif
Komunikasi Sosial6 tahunSahabat Pena Out Bond Bersama Anak Yatim Yayasan Al Ashar
Hukum & Kriminal7 tahunAdvokad Sa’i Rangkuti Blokir Sertifikat Budi Hartono Sidarta, Sengketa Tanah Jalan Raya Babatan VI Unesa Lidah Wetan
Pemerintahan6 tahunRSUD dr Soetomo Dikabarkan Overload, DPRD: Pemkot Surabaya Sebaiknya Optimalkan Puskesmas
Pemerintahan9 bulanGubernur Khofifah Kirimkan Bantuan Logistik untuk Masyarakat Pulau Bawean
Pendidikan6 tahunITS dan Unair Bekerjasama Pembuatan Robot RAISA
Pemerintahan10 bulanTidak Ingin Bebani Warga dengan Kenaikan Pajak, Pemkot Surabaya Lakukan Pembiayaan Alternatif
Politik9 bulanPDI Perjuangan Jatim Gelar Psikotes untuk 24 Calon DPC dan DPD Jawa Timur

















