Pemerintahan
Gubernur Jatim Resmikan Dermaga Gerak II di Pelabuhan Jangkar Situbondo

Memontum Situbondo – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Dermaga Gerak atau Movable Bridge (MB) II di Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Minggu (19/12/2021). Dermaga gerak ini, merupakan jembatan yang dapat bergerak mengikuti pasang surut air laut. Sehingga, kendaraan dapat atau bisa dipindahkan dari kapal ke dermaga atau sebaliknya.
“Dermaga movable bridge II yang baru diresmikan di Pelabuhan Jangkar ini, merupakan bagian dari percepatan koneksitas di antara pulau-pulau di Madura. Seperti Pulau Sepudi, Pulau Raas dan Kangean serta Kalianget,” kata Gubernur Khofifah, disela melakukan peremian di Situbondo.
Dengan pengembangan dermaga gerak di Pelabuhan Jangkar Situbondo, lanjut Gubernur Khofifah, diharapkan akan berdampak besar pada perkembangan konektivitas antara Jawa dan kepulauan di Madura. “Semoga dengan hadirnya movable bridge II di Pelabuhan Jangkar, maka akan memberikan manfaat yang besar bagi semua,” terang Gubernur.
Baca juga :
- Jatuh dari Kapal, ABK LCT Kinta Perjaya Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal di Perairan Timur Suramadu
- Persiapan Venue Porprov Jatim X 2027 Surabaya Ditargetkan Tuntas 2026
- Masuki Hari Ke-14, Embarkasi Surabaya Berangkatkan 17.835 CJH dan Petugas
- Perkuat Kebersamaan hingga Kebaikan, Better Youth Gelar Guyub Bareng Baik Bareng
- Kepala Basarnas Tinjau Kesiapsiagaan SAR Lebaran 2026 di Surabaya
Bupati Situbondo, Karna Suswandi, dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Khofifah, karena terus memberikan dukungan untuk perkembangan Kabupaten Situbondo. “Terima kasih Ibu Gubernur, ini sungguh luar biasa. Kami akan menghitung dan menyelesaikan hal-hal yang belum terpenuhi. Seperti, pelebaran akses jalan menuju ke Pelabuhan Jangkar. Harapan kami ke depan, pelabuhan penyeberangan ini mampu menjadi penyangga Provinsi Jatim,” kata Bupati Karna.
Pelabuhan Jangkar ini sendiri, tambahnya, merupakan pelabuhan yang strategis dan memiliki berbagai potensi untuk dikembangkan sebagai pelabuhan regional. Bahkan, bisa nasional yang mampu menjangkau kepulauan Madura, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan bahkan Nusa Tenggara Timur.
Kedalaman perairan di pelabuhan ini, urainya, cukup dalam serta memiliki lokasi strategis dan aman terhadap gelombang. Termasuk, ada tiga Kapal Feri yang melayani dari Pelabuhan Jangkar menuju ke kepulauan di Madura. Yakni, KMP Munggiyango Hulalo melayani Rute dari Pelabuhan Jangkar ke Pulau Kangean – Kalianget dan KMP Satya Kencana dan KMP Dharma Kartika melayani rute dari Pelabuhan Jangkar ke Pulau Sapudi – Kalianget dan Pulau Raas – Kalianget. (her/sit)

Pemerintahan6 tahunDana Hibah Rp 2,9 Triliun 11 OPD Provinsi Jatim Diduga Fiktif
Komunikasi Sosial6 tahunSahabat Pena Out Bond Bersama Anak Yatim Yayasan Al Ashar
Hukum & Kriminal7 tahunAdvokad Sa’i Rangkuti Blokir Sertifikat Budi Hartono Sidarta, Sengketa Tanah Jalan Raya Babatan VI Unesa Lidah Wetan
Pemerintahan6 tahunRSUD dr Soetomo Dikabarkan Overload, DPRD: Pemkot Surabaya Sebaiknya Optimalkan Puskesmas
Pemerintahan9 bulanGubernur Khofifah Kirimkan Bantuan Logistik untuk Masyarakat Pulau Bawean
Pendidikan6 tahunITS dan Unair Bekerjasama Pembuatan Robot RAISA
Pemerintahan10 bulanTidak Ingin Bebani Warga dengan Kenaikan Pajak, Pemkot Surabaya Lakukan Pembiayaan Alternatif
Politik9 bulanPDI Perjuangan Jatim Gelar Psikotes untuk 24 Calon DPC dan DPD Jawa Timur

















