SEKITAR KITA
Tuntut Revolusi Sepak Bola Indonesia, Ratusan Bonek Persebaya Geruduk Grahadi

Memontum Surabaya – Ribuan Bonek Persebaya turun ke jalan untuk gelar aksi unjuk rasa. Mereka mendesak pemerintah, agar segera melakukan revolusi sepak bola Indonesia, yang bebas dari segala praktik ‘kotor’. Para Bonek, berkumpul di depan Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Kamis (25/11/2021).
“Kami di sini berkumpul untuk membuat sepakbola di Indonesia lebih baik. Sanggup jogo Suroboyo (Bisa berjaya Surabaya, red)? Salam satu nyali wani,” teriak koordinator aksi, Andi Peci di atas mobil komando.
Andi Peci menyampaikan, jika turunnya Bonek ke jalan adalah sebuah perlawanan terhadap polemik sepak bola Indonesia yang tak kunjung membaik. “PSSI yang memaksa kami semua turun ke jalan,” teriak Andi Peci.
Baca juga :
- Jatuh dari Kapal, ABK LCT Kinta Perjaya Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal di Perairan Timur Suramadu
- Persiapan Venue Porprov Jatim X 2027 Surabaya Ditargetkan Tuntas 2026
- Masuki Hari Ke-14, Embarkasi Surabaya Berangkatkan 17.835 CJH dan Petugas
- Perkuat Kebersamaan hingga Kebaikan, Better Youth Gelar Guyub Bareng Baik Bareng
- Kepala Basarnas Tinjau Kesiapsiagaan SAR Lebaran 2026 di Surabaya
Ada beberapa tuntutan Bonek Persebaya dalam aksi itu. Yakni, pertama revolusi total sistem bola Indonesia. Kedua, tindak tegas semua wasit sepak bola Indonesia yang tidak menjujung semangat fairplay, respect dan sportivitas. Kemudian yang ketiga, transparansi dan publikasi hukuman kepada perangkat pertandingan antara Persebaya Surabaya vs Persela Lamongan, yang digelar 21 Oktober 2021.
Lalu yang keempat, tambahnya, PPSI segera lakukan penguatan sistem untuk membantu kepimpinan wasi di liga 1 dengan penambahan teknologi V.A.R (video asisten wasit) atau penambahan jumlah garis terutama garis gawang disetiap gawang tim yanh bertanding. “Keseriusan dan langkah kongkret PSSI untuk perbaikan sepak bola Indonesia,” tegas Andi Peci. (ade/sit)

Pemerintahan6 tahunDana Hibah Rp 2,9 Triliun 11 OPD Provinsi Jatim Diduga Fiktif
Komunikasi Sosial6 tahunSahabat Pena Out Bond Bersama Anak Yatim Yayasan Al Ashar
Hukum & Kriminal7 tahunAdvokad Sa’i Rangkuti Blokir Sertifikat Budi Hartono Sidarta, Sengketa Tanah Jalan Raya Babatan VI Unesa Lidah Wetan
Pemerintahan6 tahunRSUD dr Soetomo Dikabarkan Overload, DPRD: Pemkot Surabaya Sebaiknya Optimalkan Puskesmas
Pemerintahan9 bulanGubernur Khofifah Kirimkan Bantuan Logistik untuk Masyarakat Pulau Bawean
Pendidikan6 tahunITS dan Unair Bekerjasama Pembuatan Robot RAISA
Pemerintahan10 bulanTidak Ingin Bebani Warga dengan Kenaikan Pajak, Pemkot Surabaya Lakukan Pembiayaan Alternatif
Politik9 bulanPDI Perjuangan Jatim Gelar Psikotes untuk 24 Calon DPC dan DPD Jawa Timur

















